PENGENALAN ISTILAH-ISTILAH DI DALAM PRAKIRAAN MUSIM / IKLIM

cimg0044
I. PENDAHULUAN

Cuaca adalah keadaan / fenomena fisik dari atmosfer ( yang berhubungan dengan Suhu, Tekanan Udara, Angin, Awan, Kelembaban Udara, Radiasi, Jarak Pandang / Visibility dsb ) di suatu tempat dan pada waktu tertentu.Contoh : Pengamatan cuaca dilakukan tiap jam. Sedangkan Iklim adalah aspek dari cuaca di suatu tempat dan pada waktu tertentu dalam jangka panjang. Contoh : Evaluasi dan prakiraan hujan bulanan, prakiraan musim hujan dan kemarau.dsci01043
Curah hujan merupakan salah satu sumber daya alam yang didapatkan secara cuma-cuma, namun manfaatnya sangat besar dalam kehidupan manusia, khususnya perencanaan pola tanam pada sektor pertanian. Selain dari pada itu curah hujan merupakan unsur iklim yang paling tinggi keragaman dan fluktuasinya, sehingga curah hujan merupakan unsur iklim yang sangat dominan memberikan karakteristik dan potensi sumber daya agro-klimat di Indonesia.
Hujan merupakan jatuhan hydrometeor yang mencapai permukaan tanah .Hydrometeor adalah kumpulan partikel-partikel cair atau padat yang jatuh dari atmosfer , selanjutnya disebut hujan apabila intensitasnya kurang dari > 0.5 mm/jam atau diameternya 9 bulan berturut-turut
• Wilayah B
Daerah yang mempunyai bulan basah 7-9 bulan berturut-turut.
• Wilayah C
Daerah yang mempunyai bulan basah 5-6 bulan berturut-turut
• Wilayah D
Daerah yang mempunyai bulan basah 3-4 bulan berturut-turut.
• Wilayah E
Derah yang mempunyai bulan basah 200 mm.

B. Untuk bulan kering berurutan ( stratifikasi kedua ) dibagi menjadi :
• 1 : Daerah yang mempunyai bulan kering 6 bulan berturut-turut
Yang dimaksud bulan kering adalah apabila curah hujan bulanan < 100 mm .
Sedangkan bulan lembab adalah jika curah hujan antara 100 200 mm.

Menurut Oldeman hubungan antara tipe daerah agro-klimat dengan pertanian dapat diuraikan sebagai berikut :
A : Sesuai untuk padi terus menerus tetapi produksinya kurang karena pada umumnya intensitas radiasi matahari rendah sepanjang tahun.
B1 : Sesuai untuk padi terus menerus, perlu direncanakan mulai tanamnya, produksi tanaman akan tinggi bila panen jatuh pada musim kering.
C1 : Satu kali tanam padi dan palawija dapat ditanam dua kali dalam setahun.
C2 : Hanya dapat ditanam padi satu kali, palawija yang kedua harus hati-hati jangan jatuh pada bulan kering,
D1 : Dapat ditanam padi dengan varietas genjah ( pendek umur ), produksi tinggi karena intensitas radiasi matahari tinggi, waktu untuk menanam palawija cukup.
D2 : Hanya mungkin satu kali ditanam padi dan satu kali ditanam palawija, tergantung pada adanya persediaan air irigasi.
E : Daerah ini pada umumnya terlalu kering, mungkin hanya dapat satu kali ditanam palawija dan sangat tergantung adanya hujan.

Sedangkan arti dari Musim hujan adalah apabila jumlah curah hujan dalam satu dasarian 50 mm atau lebih dan diikuti pada dasarian berikutnya
Satu dasarian atau satu dekade artinya adalah sepuluh hari. Jadi dalam satu bulan terdapat 3 dasarian atau 3 dekade.

Sifat hujan ditetapkan berdasarkan pada perbandingan antara jumlah hujan dalam sebulan dengan nilai rata-rata atau normalnya pada bulan yang bersangkutan di suatu tempat.
Disebut Atas Normal ( AN ) artinya : bahwa curah hujan diatas rata-rata normalnya atau sifat hujan lebih basah dari pada normalnya.
Disebut Normal ( N ) artinya ; bahwa curah hujan sama dengan normalnya ( tidak lebih basah maupun lebih kering dari normalnya.)
Disebut Bawah Normal ( BN ) artinya ; bahwa curah hujan dibawah rata-rata normalnya atau sifat hujan lebih kering dari biasanya.

Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh pada cuaca / iklim di Indonesia adalah :
1. Lokal : Pengaruh angin darat dan laut, topografi dsb.
2. Regional : Pengaruh angin Monsoon Asia ( Musim hujan ) dan Monsoon Australia ( Musim kemarau )
3. Global : Gejala El NINO dan LA NINA

EL NINO adalah suatu gangguan atmosfer berskala global dengan niai SOI kurang dari -10 yang imbasnya di Indonesia adalah berkurangnya curah hujan / kering .
LA NINA adalah suatu gangguan atmosfer berskala global dengan nilai SOI + 10 yang imbasnya di Indonesia adalah hujan yang melebihi normalnya / basah.
Sedangkan SOI sendiri merupakan nilai selisih tekanan udara antara daerah Amerika ( Tahiti ) dengan Australia ( Darwin ).Bernilai positi ( + ) apabila nilai tekanan udara Darwin lebih kecil dari Tahiti dan sebaliknya bernilai negatif ( – ) apabila nilai tekanan Darwin lebih besar dari Tahiti.

3.KESIMPULAN
• Bahwa untuk membuat suatu prakiraan cuaca atau iklim harus memperhatikan skala atmosfer, lokal regional maupun global.
• Data curah hujan merupakan unsur utama dalam pembuatan prakiraan cuaca/iklim.
• Dibutuhkan ketepatan pengukuran curah hujan dan letak alat yang representatif sehingga data yang dihasilkan akurat.
• Dibutuhkan kerjasama antara BMG dan Instansi lain dalam informasi data curah hujan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: